Dalam rangka mengisi waktu pembelajaran selama pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) kelas XII, MA Aliyah Plus Keterampilan Nurul Qarnain menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Fiqih Ibadah Intensif bagi seluruh siswa kelas X dan XI. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin, 6 April 2026 hingga Sabtu, 11 April 2026, dengan tujuan memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan praktik ibadah siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan kolaboratif, pembelajaran dilaksanakan dengan sistem terpadu melalui penggabungan beberapa kelas. Siswa kelas XI dibagi ke dalam kelompok gabungan, yaitu XI IPA 02 dengan XI PK IPS, XI IPA 03 dengan XI PK IPA, XI IPS 02 dengan MAK dan MAQ, serta XI IPS 02 dengan siswa Zawiyah. Sistem serupa juga diterapkan pada kelas X. Penggabungan ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi, kerjasama, serta pertukaran pengetahuan antar siswa.
Selama pelaksanaan kegiatan, materi disampaikan secara bertahap dan sistematis. Pada hari pertama, Senin, 6 April 2026, siswa mempelajari konsep dan macam-macam najis serta mempraktikkan cara memakai mukena yang benar sesuai syariat Islam. Hari kedua, Selasa, 7 April 2026, difokuskan pada materi tayamum sebagai alternatif bersuci serta shahihul jabair, yaitu tata cara bersuci dalam kondisi tertentu seperti luka atau perban.
Memasuki hari ketiga, Rabu, 8 April 2026, siswa mempelajari macam-macam air dalam fiqih, termasuk klasifikasi air yang suci dan mensucikan, sebagai bagian dari penguatan pemahaman tentang thaharah. Pada hari keempat, Kamis, 9 April 2026, materi berlanjut pada Tajhizul Mayyit (penyelenggaraan jenazah), yang membekali siswa dengan pengetahuan penting terkait kewajiban sosial dalam Islam.
Hari kelima, Jumat, 10 April 2026, diisi dengan kegiatan praktik yang meliputi penanganan najis, tayamum, dan shahihul jabair. Kegiatan ini dilaksanakan per kelas untuk memastikan setiap siswa terlibat aktif. Selanjutnya, pada hari keenam sekaligus penutup, Sabtu, 11 April 2026, siswa melaksanakan praktik Tajhizul Mayyit sebagai evaluasi akhir melalui simulasi lengkap penyelenggaraan jenazah.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman fiqih ibadah secara menyeluruh, tetapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan praktik yang aplikatif dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini turut berperan dalam membentuk karakter religius siswa serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, MA Aliyah Plus Keterampilan Nurul Qarnain terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kuat dalam nilai-nilai keislaman. Kegiatan pembelajaran fiqih ibadah intensif ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.


Tuliskan Komentar Anda